Bentuk Satgas, Camat dan Polsek Matawai La Pawu di Sumba Timur Ajak Warga Reboisasi
Bentuk Satgas pengamanan kawasan ajak masyarakat lakukan reboisasi di Matawai La Pawu. (FOTO: Polsek Matawai La Pawu)

Bentuk Satgas, Camat dan Polsek Matawai La Pawu di Sumba Timur Ajak Warga Reboisasi

Pemerintah Kecamatan, Desa dan Polsek Matawai La Pawu bentuk Satgas pengamanan kawasan dan ajak warga reboisasi untuk hentikan tambang emas ilegal serta jaga kelestarian alam.

TIMES Sumbawa,Senin 22 Juni 2026, 17:27 WIB
441
M
Moh Habibudin

SUMBA TIMURDitengah isu maraknya aktivitas tambang emas ilegal, Pemerintah Kecamatan, Desa dan Kepolisan Sektor (Polsek) membentuk Satgas Pengamanan kawasan di Kecamatan Matawai, Kabupaten Sumba Timur mengajak warga untuk melakukan reboisasi.

“Pembentukan Satgas ini sekaligus kita mengajak warga untuk melakukan reboisasi sebagai bentuk perhatian terhadap wilayah kawasan di Matawai La Pawu guna kembali melestarikan alam,”kata Camat Matawai La Pawu Yance R. Wulang Senin (22/6/2026).   

Ia mengatakan, bahwa ajakan ini juga agar masyarakat dapat hentikan aktivitas tambang yang dapat menjerat hukum. Oleh sebab itu dengan reboisasi banyak jalan untuk menciptakan lingkungan yang hijau dan bermanfaat bagi kehidupan.

Yance menegaskan, pelestarian alam merupakan tanggung jawab bersama bagi seluruh masyarakat maka melalui reboisasi ini Pemerintah Kecamatan, Desa dan Polsek berupaya untuk melibatkan masyarakat dalam kegiatan melestarikan alam dari kerusakan alam dan juga  aktivitas tambang ilegal yang terjadi.    

“Saya harap mari kita perbaiki kembali alam kita, jangan cari masalah dengan cara-cara ilegal seperti aktivitas tambang emas ilegal yang nanti berdampak pada risiko hukum, apa salah kalau kita jaga kawasan ini dengan baik, kita hijaukan kawasan ini dengan tanaman-tanaman bermanfaat tentu lebih bermanfaat,”paparnya.

Kapolsek Matawai La Pawu Ipda Abubakar Sola Masriki m engapresiasi langkah Camat Matawai La Pawu dalam membentuk Satgas pengamanan kawasan yang disertai kegiatan reboisasi oleh semua masyarakat setempat.

Tentu momen ini menurutnya, untuk menyadarkan masyarakat akan pentingnya menjaga alam dan lingkungan sekitar dengan memperkuat kembali hutan dan lahan yang telah rusak maka diharapkan dapat memberikan manfaat bagi keberlangsungan ekosistem serta kesejahteraan masyarakat di Matawai La Pawu.

Abubakar juga mengakui bahwa sebelum membentuk Satgas, pihaknya bersama Kecamatan dan Desa sudah melakukan sosialisasi dan edukasi pasca terjadinya aktivitas tambang ilegal tentang, pentingnya pelestarian alam dan risiko yang berdampak pada hukum.

“Kami berharap dengan semangat gotong royong pentingnya menjaga alam di Matawai La Pawu diharapkan kita dapat menciptakan lingkungan yang hijau, sehat dan lestari untuk mesa depan yang lebih baik hindari aktivitas yang berdampak pada hukum,”tandas Abubakar. (*)

Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.

Berita ini juga tayang di portal nasional

Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

Baca di sini
Penulis:Moh Habibudin
|
Editor:Hendarmono Al Sidarto

News Logo

Media Online No 1 Pembangun Ketahanan Informasi di Sumbawa, Menyajikan Berita Terkini Seputar Berita Politik, Bisnis, Olahraga, Artis, Hukum, yang membangun, menginspirasi, dan berpositif thinking berdasarkan jurnalisme positif.

Kanal Utama

    Kontak Kami

    • Jl. Besar Ijen No.90, Oro-oro Dowo, Kec. Klojen, Kota Malang, Jawa Timur 65116
    • (0341) 563566
    • [email protected]

    Berlangganan

    Dapatkan berita terbaru langsung di inbox Anda

    Member Of

    Logo WANIFRALogo AMSILogo Dewan PersLogo Trusted

    SUPPORTED BY

    Logo Varnion
    © 2025 TIMES Indonesia. All rights reserved.