TIMES SUMBAWA, WAINGAPU – Lembaga Pemasyarakatan Kelas IIA Waingapu (Lapas Waingapu) kembali melaksanakan panen jagung jenis hibrida disamping Kantor Lapas Waingapu, pada Selasa (3/2/2026).
Panen jagung tersebut dipimpin langsung oleh Kepala Lapas Waingapu Gidion I.S.A. Pally diikuti oleh seluruh pegawai dan peserta magang yang diharapkan pemanfaatan lahan dilingkungan Lapas Waingapu dilakukan secara optimal sebagai bagian dari pengelolaan lahan tidur menjadi lahan produktif.
“Kegiatan ini merupakan wujud konsisten Lapas Waingapu dalam mendukung program kemandirian pangan setelah pada bulan sebelumnya berhasil melakukan panen sayur-sayuran di kebun belakang Lapas,”kata Gidion.
Menurutnya, hasil panen jagung kali ini dimanfaatkan untuk kebutuhan konsumsi internal yakni untuk petugas serta sebagai makanan tambahan atau extra food bagi warga binaan pemasyarakatan. Selain membantu pemenuhan kebutuhan pangan dan kegiatan ini juga memberikan nilai tambah dari sisi efisiensi dan keberlanjutan.
Gidion juga menyampaikan, bahwa kegiatan pertanian ini merupakan bentuk nyata pelaksanaan pembinaan berbasis kemandirian serta dukungan terhadap kebijakan pemerintah.
“Jadi melalui pemanfaatan lahan yang ada. Lapas Waingapu berupaya terus berkontribusi dalam mendukung ketahanan dan kemandirian pangan,”ujarnya.
Lanjut Gidion,kegiatan panen jagung ini merupakan implementasi dari 15 program aksi Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan, khususnya pada aspek kemandirian pangan melalui program pertanian, perikanan dan peternakan yang dilaksanakan di Lapas dan Rutan. Program ini memaksimalkan pemanfaatan lahan-lahan tidur agar menjadi sumber pangan yang bermanfaat dan berkelanjutan.
“Dengan adanya kegiatan ini. Lapas Waingapu menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan program-program positif dan produktif yang memberikan manfaat nyata baik bagi petugas maupun warga binaan dalam mendukung agenda nasional dibidang ketahanan pangan,”terang Gidion. (*)
| Pewarta | : Moh Habibudin |
| Editor | : Hendarmono Al Sidarto |