Gempa M 7.7 Nagekeo Rusak Ratusan Rumah dan 34 Sekolah di Kabupaten Ngada
Gempa M 7.7 di Nagekeo merusak ratusan rumah dan 34 sekolah di Kabupaten Ngada, Flores. Polres Ngada salurkan bantuan dan pantau situasi kamtibmas.
SUMBAWA – Gempa bumi berkekuatan magnitudo (M) 7.7 yang berpusat di Kabupaten Nagekeo, Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT) pada Sabtu (15/8/2026) menyebabkan kerusakan sejumlah rumah warga dan fasilitas umum di Kabupaten Ngada.
Berdasarkan data sementara dari Polres Ngada pada Minggu (16/8/2026), kerusakan tersebar di beberapa area, meliputi:
-
Kecamatan Soa: 41 rumah warga dan fasilitas umum rusak berat.
-
Kecamatan Golewa: 8 rumah warga rusak berat dan ringan.
-
Kecamatan Golewa Selatan: 1 rumah ibadah dan rumah warga rusak berat.
-
Kecamatan Golewa Barat: 9 rumah warga rusak berat.
-
Kecamatan Riung: 7 rumah rusak.
-
Kecamatan Aimere: 12 rumah warga rusak berat dan ringan.
-
Kecamatan Bajawa: 14 rumah warga rusak berat.
-
Kecamatan Wolomeze: Bangunan Pospol Wolomeze dan 13 rumah warga rusak berat.
-
Kecamatan Bajawa Utara: 4 rumah warga rusak berat.
Selain pemukiman warga, pembaruan data kerusakan sarana dan prasarana pendidikan akibat gempa Flores di Kabupaten Ngada mencatat sebanyak 34 bangunan sekolah mengalami rusak berat dan ringan.
Polres Ngada Lakukan Pendataan dan Antisipasi Kamtibmas
Kapolres Ngada, AKBP Dr. Gede Harimbawa, menjelaskan bahwa pihaknya terus memastikan kondisi personel serta pelaksanaan tugas di wilayah terdampak. Polres Ngada juga memperbarui data riil setiap saat terkait korban, pengungsi, tingkat kerusakan, dan kebutuhan masyarakat.
“Saya harap identifikasi di lapangan jangan hanya melaporkan kondisi pasca-gempa, tetapi harus mampu mendeteksi masalah yang akan berkembang menjadi gangguan kamtibmas,” tegasnya.
AKBP Harimbawa menyebut, hingga saat ini situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Kabupaten Ngada masih aman dan terkendali. Polres Ngada bersama jajaran terus memantau perkembangan kondisi masyarakat pasca-gempa serta mengantisipasi potensi gempa susulan.
“Hari ini kita adakan pendataan dan konsolidasi terhadap sarana atau fasilitas warga yang terdampak. Besok kita bersama Forkopimda memberikan bantuan kepada seluruh warga yang terdampak,” terang AKBP Harimbawa. (*)
Simak breaking news dan berita pilihan TIMES Indonesia langsung dari WhatsApp-mu! Klik 👉 Channel TIMES Indonesia. Pastikan WhatsApp kamu sudah terpasang.
Berita ini juga tayang di portal nasional
Baca versi lengkapnya di jaringan nasional kami.

